This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label GMBI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GMBI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Januari 2017

Ketua Dewan Pembina GMBI Dinonaktifkan Dari Jabatan Nya

Ketua Dewan Pembina GMBI Dinonaktifkan Dari Jabatan Nya - Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan dinonaktifkan dari jabatan Ketua Dewan Pembina LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Langkah itu dilakukan GMBI untuk menjaga netralitas dalam proses penyidikan kasus Imam Besar FPI Habib Rizieq oleh Polda Jabar yang berujung pada bentrokan antar dua kubu tersebut.

Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan
Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan
Keputusan penonaktifan Anton itu tertuang dalam surat keputusan Nomor: 01-khusus/SK/DPP LSM GMBI/I/2017. Surat keputusan itu ditandatangani langsung ketua umum GMBI M Fauzan Rachman.

"Terhitung hari ini, berdasarkan hasil rapat DPP LSM GMBI dan keputusan ketua umum, kedudukan ketua dewan pembina atas nama Irjen Pol Anton Charliyan dinyatakan demisioner. Artinya dinonaktifkan," ujar Asisten Bidang Hukum DPP LSM GMBI, Fidelis Giawa, kepada wartawan di kantor GMBI, Jalan Dalemkaum, Bandung, Sabtu 21/1/2017.

Menurut Fidel, penonaktifan Anton ini dilatarbelakangi asumsi masyarakat yang mengaitkan Anton sebagai Kapolda Jabar menjadi pelindung GMBI. Kedudukan Anton yang juga sebagai pembina dinilai lebih condong kepada GMBI pasca bentrokan antar dua kubu GMBI dan FPI usai pemeriksaan Habib Rizieq di depan Mapolda Jabar beberapa waktu lalu.

"Sehingga kami perlu untuk menjaga objektifitas, netralitas, dan kepastian hukum. Kami ingin kasus Rizieq ini murni proses hukum," katanya.

Fidel menambahan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Anton secara lisan terkait penonaktifan Anton sebagai ketua dewan pembina. Surat keputusan penonaktifan tersebut akan disampaikan kepada Anton, Kapolri dan Komisi III DPR RI.

"Tanggapan dari beliau enggak ada masalah. Sebab, sejak awal yang membutuhkan dewan pembina itu kami, bukan beliau yang mengajukan," terang Fidel. - Ketua Dewan Pembina GMBI Dinonaktifkan Dari Jabatan Nya

Jumat, 13 Januari 2017

FPI Kembali Bentrok Dengan Ormas Di Bandung Saat Habib Rizieq Di Periksa Polisi

FPI Kembali Bentrok Dengan Ormas Di Bandung Saat Habib Rizieq Di Periksa Polisi - Massa Front Pembela Islam terlibat bentrok dengan gabungan organisasi masyarakat di Bandung saat melakukan aksi ketika berlangsung pemeriksaan terhadap Imam Besar FPI Rizieq Syihab di Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat, Kamis, 12 Januari 2017. Gabungan ormas di Bandung, di antaranya GMBI, Buah Batu Corps, dan Jangkar. Kedua kubu itu sudah berada di Mapolda Jawa Barat sejak pagi tadi. Masing-masing kubu memiliki kepentingan bersebrangan. Massa FPI datang untuk mengawal Rizieq.

Ribuan Anggota FPI Melakukan Pemblokiran Didepan Mapolda Jawa Barat
Ribuan Anggota FPI Melakukan Pemblokiran Didepan Mapolda Jawa Barat
Sementara itu, gabungan ormas di Bandung menuntut Kepolisian agar menindak tegas Rizieq atas laporan dugaan melakukan penghinaan terhadap simbol negara Pancasila. Rizieq dituding menghina Presiden Sukarno. Sejak berada di depan markas Polda Jabar, kedua kubu itu saling berhadapan. Untuk memisahkan keduanya, polisi membuat barikade dan pagar betis sepanjang 40 meter. FPI dan massa dari gabungan ormas di Bandung beradu statemen dan saling ejek menggunakan pengeras suara.

Selama kurang lebih dari 5 jam mereka saling berhadap-hadapan. Namun, saat itu tidak ada kejadian yang mengakibatkan bentrok fisik. Situasi berubah menjadi ricuh setelah Rizieq meninggalkan markas Polda Jabar. Bentrokan kedua belah pihak pecah.

Saat bentrokan terjadi, pihak kepolisian langsung menghadang massa FPI. Tembakan gas air mata berkali-kali ditembakan ke udara. Polisi pun membuat barikade motor untuk memukul mundur massa FPI. Massa FPI yang mayoritas menggunakan kendaraan roda empat langsung mundur dari tempat semula. Polisi mendorong mereka hingga ke perempatan Gede Bage, sekitar 1,5 kilometer dari markas Polda Jabar.

Saat massa FPI berangsur mundur, sekitar lima orang massa gabungan ormas di Bandung menghantam salah satu mobil orang FPI menggunakan balok kayu dan batu. Pantauan Tempo, akibat aksi itu, mobil tersebut rusak. Kaca belakang mobil jebol, dan badan mobil penyok. Sementara itu, di pihak GMBI satu unit sepeda motor rusak. Diduga dirusak oleh massa FPI. Selain itu, salah satu anggota dari ormas gabungan ada yang terkena pukulan kayu.

Sampai saat ini situasi sudah mulai aman dan kondusif, namun polisi masih tetap melakukan patroli untuk menjaga keamanan agar bentrokan antar kedua kubu tersebut tidak terjadi kembali. - FPI Kembali Bentrok Dengan Ormas Di Bandung Saat Habib Rizieq Di Periksa Polisi