This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label TNI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TNI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Agustus 2017

Video Aksi Pemukulan Anggota TNI Kepada Polantas

Video Aksi Pemukulan Anggota TNI Kepada Polantas - Munculnya rekaman video menunjukkan seorang laki-laki oknum anggota TNI yang mengendarai sepeda motor marah-marah dan memukul anggota polisi lalu-lintas beredar melalui media sosial, Kamis tanggal 10/8/2017 malam. Oknum tersebut mengenakan pakaian dinas harian (PDH), atasan warna hijau. Bukan loreng. Ia mengenakan jaket warna cokelat. Lelaki itu turun dari sepeda motor bebek warna biru yang dikendarainya. Motornya berada di tengah badan jalan raya, saat ramai pengendara sepeda motor maupun mobil lalu-lalang.

Pelaku Pemukulan Anggota Polantas
Pelaku Pemukulan Anggota Polantas
Lalu ia terlibat perbincangan dengan seorang anggota polisi satuan lalu-lintas. Polisi tetap berada di atas sepeda motor jenis bebek. Si pria mirip mengenakan pakaian tentara, terlihat menunjuk-nunjuk ke depan. Ia pun tampak seperti menghardik, bergegas hendak mengambil sesuatu dari jok sepeda motornya. Lelaki itu maju ke arah depan, sebalah kanan si polisi, dan coba mengayunkan tangan kanannya, gaya pukulan hook dalam pertandingan tinju, ke arah wajah si polisi.

Kedua tangan polisi yang mengenakan seragam cokelat langan panjang, rompi hijau kekuning-kuningan, dan helm tetap berada di stang sepeda motornya. Si polisi coba memalingkan wajahnya ke arah kiri, mengelak ayunan tangan oknum tentara, yang ternyata hanya gertakan. Si polisi hanya mengelak, tidak tampak usapa menangkis atau menghalau tangan si oknum tentara. Dalam video tersebut, terlihat tentara tersebut terus berteriak dan sebuah pukulan di daratkan ke kepala polisi.


Karena pukulan tersebut emosi si polisi yang sebelum nya sabar terpancing. Dia terlihat bangkit, melepas stang motor dan menyandarkan standar motornya, membuka kaca helmnya dan menatap si tentara. Mungkin dirasa mendapar tantangan demikian, emosi si tentara sepertinya makin meluap. Dia lalu menendang sepeda motor putih si polisi sehingga sempat terguncang, nyaris terjungkal-jatuh. Dia bergerak ke arah belakang, kemudian menumpang bagian jok motor sambil tangan bertolak pinggang, dagu mendongak. Si polisi tampak meladeni perbicangan, sampai akhirnya si oknum tentara tancap gas terlebih dahulu.

Akibat insiden tersebut, pihak TNI  akan memberikan sanksi kepada pelaku yang melakukan pemukulan. Katim Intel Korem juga telah meminta maaf langsung kepada polisi yang bersangkutan. - Video Aksi Pemukulan Anggota TNI Kepada Polantas

Selasa, 20 Juni 2017

Panglima TNI Marah Kepada Kelompok Yang Suka Berteriak Kafir Kepada Masyarakat Non Muslim

Panglima TNI Marah Kepada Kelompok Yang Suka Berteriak Kafir Kepada Masyarakat Non Muslim - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menggelar safari Ramadan. Dia mengunjungi para prajurit di daerah-daerah. Dalam setiap kesempatan, Jenderal Gatot selalu meminta agar semua pihak menjaga semangat persatuan dan kebhinekaan. Dia pun berkali-kali menyentil kelompok-kelompok yang dinilai berpotensi memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Gatot meminta berhenti mengumbar permusuhan dan menyebar kebencian. Apabila terus berlanjut maka negara bisa porak poranda akibat perang saudara.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Di Bandung, Gatot mengingatkan dalam ajaran Islam dan budaya lokal suku di Indonesia semua mengajarkan untuk berbuat baik dan bersikap sopan santun. Dia berharap masyarakat Indonesia tak terpancing seperti di Suriah. "Seandainya di Indonesia semua umat Islam berahklak mulia pasti tidak akan terjadi keributan seperti yang terjadi di Syria, kelompok satu dengan kelompok lainnya berperang sambil berkata Allahu Akbar," ujar Gatot.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI dan komponen bangsa agar tidak mengikuti ulama yang menginginkan agar bangsa Indonesia mengalami perpecahan. "Kalau ada yang mencoba pecah belah bangsa dan mencaci maki dengan berpakaian ulama, pasti bukan ulama. Oleh karenanya, jangan diikuti," kata Panglima TNI saat berbuka puasa bersama dengan Muspida Kota Tarakan dan 1.000 anak yatim serta 4000 prajurit di Islamic Center Tarakan, Kalimantan Utara.

Meskipun, orang itu berembel-embel kiai atau ulama, namun bila menginginkan adanya perpecahan di Indonesia berarti orang itu bukan orang Islam asal Indonesia atau orang Indonesia yang belajar Islam di luar negeri. Umat Islam atau kiai asal Indonesia tidak menginginkan adanya perpecahan dalam bangsa ini, bahkan para ulama dan kiai bersama rakyat bersama-sama merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah.

Sejarah kemerdekaan mengatakan bahwa yang memerdekakan Indonesia bukan hanya TNI. Yang berjuang untuk kemerdekaan adalah rakyat Indonesia, yang mayoritas muslim. Kalau ada yang ingin pecah belah bangsa, apalagi ingin merusak Pancasila berarti ulama palsu. Dalam hadits disebutkan, seorang mukmin tidak boleh mencaci maki dan mengadu domba. - Panglima TNI Marah Kepada Kelompok Yang Suka Berteriak Kafir Kepada Masyarakat Non Muslim