Senin, 05 Desember 2016

Habib Rizieq Ancam Akan Melakukan Aksi Revolusi Apabila Ahok Di Bebaskan Dari Kasus Penistaan Agama

Habib Rizieq Ancam akan Melakukan Aksi Revolusi Apabila Ahok Di Bebaskan Dari Kasus Penistaan Agama - Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab menegaskan tidak akan ada lagi Aksi Bela Islam 4 tapi yang ada adalah revolusi, bila tersangka penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dibebaskan. “Jadi jangan coba-coba. Maka saya teriak revolusi. Siap turun lagi. Jadi jangan turun lagi di Istana, Monas, HI, langsung kita sambangi ke Gedung DPR/MPR,” tegas Rizieq, di Jakarta, hari ini.

Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq
Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq
Habib Rizieq mengatakan, akan menduduki DPR bila Ahok lolos dari jerat hukum, karena menurutnya, DPR adalah rumah rakyat. Bukan Hanya DPR, Tapi Istana Negara pun akan coba di dudukinya apabila Ahok tidak segera di masukan kedalam penjara karena status nya sudah resmi tersangka.

“Kalau tidur di sana itu makar atau bukan. Kalau DPR rumah siapa? Boleh datang ke DPR, duduk boleh. Kalau ada yang menduduki DPR berarti makar, ini Polisi keder. Kan boleh rakyat datang, boleh rakyat duduk, boleh rakyat nginap,” sebut dia.

Aksi Bela Islam telah dilakukan hingga tiga kali. Terakhir, aksi digelar pada 2 Desember 2016. Ribuan massa turun ke jalan, menggelar doa bersama, dan berzikir. Massa meminta agar Ahok segera ditahan, tapi tuntutan massa belum terlaksana.

ikatakan Habib Rizieq, dia siap berdialog dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas persoalan bangsa, termasuk perkara Ahok agar tidak ada lagi Aksi Bela Islam Jilid 4, 5, 6 dan seterusnya.

“Jika kami salah sangka maka kami akan minta maaf dan ikuti pemerintah. Tapi jika pemerintah melanggar, maka kami akan luruskan. Umat Islam tidak akan capek, berhentinya entar kalau sudah masuk surga,” tandasnya. - Habib Rizieq Ancam akan Melakukan Aksi Revolusi Apabila Ahok Di Bebaskan Dari Kasus Penistaan Agama

0 komentar:

Posting Komentar