Presiden Filipina Memerintahkan Pasukan AS Untuk Meninggalkan Filipina - Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan agar Amerika Serikat segera menarik seluruh pasukannya dari pulau Jolo dan Basila. Kedua pulau tersebut merupakan basis dari kelompok Islam Militan Abu Sayyaf. Presiden Filipina memiliki alasan tentang perintah penarikan pasukan militer AS dari Filipina. Duterte khawatir apabila pasukan militer AS masih disana akan mempersulit mereka untuk menumpas habis kelompok Abu Sayyaf yang terkenal dengan kekejaman nya.
![]() |
| Presiden Filipina Rodrigo Duterte |
Duterte yang memberikan pernyataan nya pekan lalu sontak menjadi sorotan karena sebagaimana di ketahui bahwa Amerika Serikat memiliki pangkalan militer di beberapa daerah di Filipina. Dengan pengusiran pasukan militer AS tersebut dapat membahayakan Filipina sendiri dari sangsi yang akan di berikan oleh Amerika Serikat. Namun Presiden Filipina sendiri tidak khawatir akan hal tersebut dan tetap pada pernyataan nya agar pasukan AS secepatnya meninggalkan negaranya.
Alasan kuat Duterte dalam perintah nya adalah agar pengikut dari Abu Sayyaf tidak melakukan tindakan kejam dan pembunuhan terhadap warga asing yang mereka sandera. Duterte menambahkan bahwa pasukan Abu Sayyaf tersebut selalu membunuh sandera mereka apabila tebusan yang mereka minta tidak di penuhi atau terlambat sesuai perjanjian. Namun sebagian besar yang menjadi sandera mereka adalah warga negara asing.
Juga di ketahui bahwa sudah banyak pasukan elite AS yang telah terbunuh di Filipina karena terjadi konflik senjata dengan pasukan dari Abu Sayyaf yang sudah di mulai sejak tahun 2002. Pasukan Amerika Serikat sendiri sudah menempatkan lebih dari 1.200 pasukan nya yang di sebar di pulau Jolo dan Basilan yang menjadi markas Amerika untuk pasukan mereka di Filipina. Kedua pulau tersebut kini tengah menjadi benteng pertahanan bagi pasukan Amerika Serikat dalam melawan pasukan Abu Sayyaf.
Dengan pernyataan tersebut, kini faktor yang di khawatirkan oleh Filipina adalah rusak nya kerja sama bilateral dan multilateral antara kedua negara tersebut. Serta bisa terjadi nya keretakan hubungan antara Filipina dengan Amerika Serikat yang selama ini telah terjalin baik. - Presiden Filipina Memerintahkan Pasukan AS Untuk Meninggalkan Filipina







Permisi Promo Admin :)
BalasHapusAgen Bola dan casino serta sabung ayam online dan tangkas serta klik4d online.. Segera daftar di pasarcash(dot)com
Untuk layanan Customer Service dan pendaftaran, hubungi:
Live Chat :
YM : cs_pasarcash
Whatsapp : +855963182938
Pin BB : 7b12cb9d
Facebook : Pasarcash (Pasarcash Pasarcash)
Line : Pasarcash
Instragram : Pasarcash