Seorang Ayah Nyaris Bunuh Diri Setelah Digugat Oleh Anak Dan Menantu Nya Sendiri - Johanes tertunduk lesu saat duduk di kursi pesakitan. Rasa heran atas ulah sang anak dan menantunya yang menuntutnya di pengadilan, sepertinya terus menggelayuti pikirannya. Sampai-sampai, pria 60 tahun itu tak mendengar pertanyaan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sambil duduk berpangku tangan di atas kursi besi, dia menjawab Hakim Ketua Tugianto dengan gugup.
![]() |
| Johanes Saat Menghadiri Sidang Di Pengadilan Negeri Jakarta Utara |
Johanes dilaporkan anaknya Robert dan menantunya pada 2016 atas dua kasus, perdata dan pidana. Namun, dalam kasus perdata, Johanes yang digugat Rp 10 miliar itu menang di pengadilan pada 9 Maret 2017. "Jadi awalnya saya digugat perdata dulu. Nah, mungkin tuh anak enggak puas, terus saya juga dilaporin penggelapan. Saya digugat Rp 10 miliar," kata Johanes.
Putusan pengadilan atas kasus perdata menyebutkan, Johanes masih berhak atas kepemilikan sejumlah aset, meski diatasnamakan anak dan menantunya. "Aset itu memang akan jadi milik dia, anak dan mantu saya, tapi sabar dulu, saya masih hidup. Seperti ingin saya cepat mati saja. Itu semua memang atas nama dia kok, meski belinya pakai uang saya. Hakim masih punya nurani jadi saya menang diputus kemarin," ungkap Johanes.
Johanes mengaku nyaris bunuh diri lantaran perseteruan dengan anak dan menantunya. Yang dia sesalkan, sang menantu merupakan anak angkatnya yang dibawanya dari Medan, Sumatera Utara. "Robert anak saya, nah mantu ini anak angkat saya, makanya saya jodohin, saya nikahin mereka. Kok setelah menikah mereka malah mau memenjarakan saya. Padahal itu nanti juga jadi warisan mereka kan? Tapi saya ini masih hidup, ya sama aja diusir kan?" kata dia, Jakarta, Rabu 5 April 2017. - Seorang Ayah Nyaris Bunuh Diri Setelah Digugat Oleh Anak Dan Menantu Nya Sendiri







0 komentar:
Posting Komentar