Minggu, 12 Maret 2017

Djarot Di Usir Saat Hadiri Haul Soeharto Dan Pengawalnya Dipukuli Oleh Massa

Djarot Di Usir Saat Hadiri Haul Soeharto Dan Pengawalnya Dipukuli Oleh Massa - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendapat sambutan pahit kala hendak masuk ke dalam acara Haul Presiden kedua RI Soeharto di Masjid At-Tin. Massa yang terdiri dari berbagai elemen ormas Islam langsung membuat barikade blocking dan mencegat pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pilkada DKI ini masuk untuk salat Magrib berjamaah.


Djarot Saiful Hidayat Mendapat Pengawalan Ketat
Djarot Saiful Hidayat Mendapat Pengawalan Ketat
"Loh kami diundang keluarga Pak Harto, makanya kami menghormati. Saya harus tetap hadir, kenapa datang jam 18.00, saya ingin salat magrib di sana sekaligus disambung salat isya, dan habis salat isya kami pamit karena masih ada acara yang lain," ujar dia di Kemandoran, Jakarta Selatan, Minggu tanggal 12/2/2017.

Meski dihadang, Djarot yang juga mendapat penjagaan panitia akhirnya berhasil masuk setelah menunjukkan undangan resmi. Djarot datang untuk memperingati Haul Presiden Soeharto dan peringatan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar). Perhelatan malam ini siap diisi tausyiah dari Ustaz Abdullah Gymnastiar, Ustad Arifin Ilham, dan Rizieq Shihab.

Namun, Djarot mengakui yang berkembang justru di luar dari apa yang terjadi. Bahkan, ia menambahkan, isu berkembang hingga dirinya dipukuli. Djarot menjelaskan, pengawalnya yang dipukuli itu adalah seorang polisi. Belum lagi, saat bertugas pengawal Djarot itu membawa senjata api alis pistol.

Djarot mengharapkan, pada Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua ini agar tidak membawa isu SARA. Sebab, menurutnya, hal tersebut sangat berbahaya. Tak lupa ia meminta media ikut mengabarkan sesuatu berdasarkan fakta tanpa ditambah atau dikurangi. "Jangan ikut menyebarkan berita hoax. Ini untuk menjaga suasana jakarta supaya adem. - Djarot Di Usir Saat Hadiri Haul Soeharto Dan Pengawalnya Dipukuli Oleh Massa

0 komentar:

Posting Komentar